Jumat, 08 November 2013

Ondel-Ondel


Di Atraksi Wisata 2013 ini diselenggarakan berbagai kesenian Betawi, salah satunya ondel-ondel yang sudah benar-benar dikenal sebagai kesenian khas Betawi. 

Berbagai ondel-ondel disusun dan dipamerkan pada sepanjang halaman Blok M Square. 

Ondel-ondel ini sangat bermacam-macam yang dipamerkan dari 65 (enam puluh lima) kelurahan, 10 (sepuluh) kecamatan, dan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) masing-masing Se Jakarta Selatan. 

Salah seorang peserta pameran, Bang Nasir Mupid, perwakilan POKDARWIS Kecamatan Pesanggrahan, menjelaskan bahwa ondel-ondel ini pembuatannya masing-masing dan dikirim ke Sudin Pariwisata Jakarta Selatan selaku panitia penyelenggara. 

“Pembuatan ondel-ondel tersebut dari bahan fiber atau bubur kertas. Dan menurut sejarahnya, ondel-ondel pada jaman dahulu digunakan oleh petani-petani di Betawi sebagai alat pengusir roh jahat (setan) agar tanaman dapat subur dan menghasilkan panen yang baik.” Jelasnya. 

Pada kesempatan yang sama ditemui juga narasumber lain bernama Bang Nian yang menjelaskan tentang cara membuat ondel-ondel. 

“Bambu atau kayu dianyam, terus dibuat untuk kerangkanya. Kalau topengnya dari kayu dipahat atau dicetak dari bahan fiber. Sedangkan cara memainkannya adalah pertama orang (pemain) masuk, terus menari (bergoyang) mengikuti irama musik yang dikeluarkan dari bunyi-bunyian alat musik tehyan, kendang, kecrek dan suling.” jelas Bang Nian dengan nada serius.

(Liputan ini dibuat oleh : Ramya, Alviassa, Cahaya, dan Indah, Anggota Ekskul Seni Teater SMPN 267, Jakarta Selatan, Atraksi Wisata, Sudin Pariwisata, Jakarta Selatan, Blok M Square, 5 Oktober 2013 - Foto Doc selatan.jakarta.go.id)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar